Minggu, 04 Oktober 2015

Saat anda berencana untuk mendapatkan keturunan, kesehatan organ reproduksi anda dan pasangan adalah syarat mutlak yang wajib dipenuhi. Kesehatan reproduksi ini diperlukan untuk mempersiapkan tubuh saat proses konsepsi sehingga peluang terjadinya kehamilan semakin optimal.
Pihak istri bertanggung jawab menjaga keseimbangan hormon untuk menjamin siklus menstruasi bulanan tetap normal, sel telur yang matang, serta perkembangan jaringan reproduksi di dalam rahim untuk implantasi sel telur. Sementara bagi Pihak suami kualitas, kuantatitas, serta motilitas (pergerakan) sperma harus tetap baik untuk dapat membuahi sel telur. Apabila kedua syarat ini telah terpenuhi, maka akan lebih mudah bagi setiap pasangan mewujudkan impian mereka untuk segera menjadi orang tua.

Jadi, jika Anda saat ini menginginkan atau mau memprogram jenis kelamin bayi Anda, tidak ada salahnya mencoba tips-tips di bawah ini. Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, selebihnya adalah ketentuan Allah juga yang berlaku karena telah ditulis pada Lauful Mahfudz. So, tentunya terakhir adalah tawakkal Ilallah, berserah diri pada keputusan Allah dan menerima dengan senang hati setiap keputusan Allah Ta’ala.
Ada beberapa metode ilmiah yang bisa kita terapkan untuk mendapatkan jenis kelamin anak sesuai dengan yang kita inginkan, didasarkan pada karakteristik sperma tadi. Tips-tips itu antara lain :
Metode
Anak Laki-laki
Anak Perempuan
1. Waktu berhubungan Mendekati, bertepatan atau segera setelah ovulasi Beberapa hari sebelumovulasi (sebaiknya 3 hari sebelumnya)
2. Posisi saat berhubungan Posisi knee chest atau doggiestyle Posisi muka bertemu muka
3. Penetrasi Penetrasi dalam Penetrasi pendek
4. Orgasme Istri orgasme lebih dulu Hindari orgasme
5. Keteraturan hubungan seks “Puasa” seks sementara Seks teratur
6. Makanan Mengandung garam, daging merah, acar, ikan, minyak zaitun, telur, jagung manis, roti soda, alpukat, pisang, coklat, kentang, dll Yogurt, buah, sayur segar, kacang-kacangan
7. Membilas vagina Air + Soda Air + Cuka

  1. Waktu berhubungan. Teori Akihito
    Teori ini menegaskan pada kapan waktu berhubungan seksual. Dari karakteristik sperma Y yang usianya lebih pendek daripada sperma X, dan juga jalannya yang lebih cepat dari sperma X. Maka bisa disimpulkan jika ingin memperoleh anak laki-laki maka hubungan intim harus dilakukan mendekati, bertepatan atau segera setelah terjadi ovulasi (saat keluarnya sel telur dari indung telur). Dengan begitu, sperma Y yang masuk ke dalam rahim dapat langsung membuahi sel telur. Sedangkan untuk mendapatkan anak perempuan, hubungan intim sebaiknya dilakukan beberapa hari sebelum ovulasi terjadi. Oleh karena itu, hubungan intim sebaiknya mulai dilakukan 3 hari sebelumnya, sehingga pada saat ovulasi terjadi tinggal sperma X yang masih hidup dan membuahi sel telur. Metode ini memang tidak praktis karena istri harus tahu saat tepat berlangsungnya ovulasi. Untuk mengetahui masa subur kita, maka silahkan baca postingan cara praktis menentukan masa subur disini.
  
  • Posisi Saat Berhubungan
    1. Pada dasarnya, untuk mendapatkan anak perempuan lakukan posisi hubungan seks yang dapat memperlambat sperma masuk ke rahim dan saluran telur. Jadi hubungan intim dengan posisi saling berhadapan (posisi muka bertemu muka), istri di bawah dan suami di atas sebetulnya membuat sperma tidak bisa langsung menerobos ke mulut serviks (leher rahim). Dengan begitu waktu yang dibutuhkan sperma pun akan lebih lama dan hal ini lebih menguntungkan sperma X. 
    Sedangkan untuk mendapatkan anak laki-laki, hubungan seks diarahkan agar penis mencapai vagina secara penuh dimana posisi tersebut dapat mempercepat masuknya sperma ke dalam vagina, rahim, dan saluran tuba sehingga sperma Y akan melewati lingkungan asam di vagina dan dapat secara cepat mencapai sel telur. Perlu diketahui, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kelahiran anak dengan jenis kelamin laki-laki memiliki kemungkinan yang lebih tinggi, yaitu mencapai 51%. Salah satu posisi itu adalah posisi Knee-Chest (genu pektoral). Posisi ini diduga bisa membuat sperma Y meluncur cepat melalui liang vagina, rahim, dan sampai ke sel telur.  Posisi dimana suami bersetubuh dengan istri dari belakang ini disebut juga doggie style.
        
    1. Kedalaman Penetrasi 

    Semakin dalam penetrasi, maka semakin dekat jarak yang ditempuh sperma menuju sel telur. Bila suami bisa menekan sedalam-dalamnya saat ejakulasi berlangsung, hal ini bisa meningkatkan kemungkinan mendapat anak laki-laki. Selain itu, area dekat serviks bersifat basa, sehingga penetrasi dalam saat berhubungan akan mendekatkan sperma ke area ini dan area yang basa ini merupakan keadaan yang cocok buat sperma Y.
    Penetrasi Pendek. Penetrasi pendek dilakukan dengan cara mengangkat penis hingga ke ujung vagina saat suami mengalami ejakulasi. Tindakan ini berarti memperpanjang jarak sperma ke sel telur yang diduga akan menambah persentase kesempatan sperma X mengingat daya tahannya yang lebih kuat dari sperma Y, sehingga dimungkinkan untuk mendapatkan anak perempuan lebih besar.
        
    1. Orgasme

    Biarkan istri mencapai orgasme lebih dahulu baru disusul suami. Cairan yang dihasilkan saat wanita mengalami orgasme akan lebih mendukung pergerakan sperma Y untuk lebih cepat sampai ke sel telur. Semakin cepat sampai akan semakin baik, karena usia sperma Y lebih pendek. Selain itu pada saat orgasme maka akan disekresikan substansi yang membuat daerah vagina bersifat basa. Sehingga cara ini lebih memungkinkan untuk mendapatkan anak laki-laki.
    Jika ingin mendapatkan anak perempuan, maka hindari ogasme. Saat melakukan hubungan intim, usahakan agar ejakulasi terjadi sebelum istri mencapai orgasme. Tanpa orgasme, sekresi alkalis (pengeluaran substansi yang membuat daerah vagina bersifat basa) tidak terjadi dan ini akan membuat sperma Y mati sehingga menguntungkan sperma X yang punya daya tahan lebih baik.
        
    1. Aktifitas Seks Yang Teratur
      Dengan seks teratur, volume sperma yang keluar otomatis lebih sedikit karena tidak ada sperma yang ditabung. Hal ini diyakini akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan. Mengapa? Sebelum mencapai sel telur, sperma harus melalui perjalanan berat. Sebagian sel sperma akan mati di perjalanan, terutama sperma Y yang berumur pendek. Akhirnya semakin lama jumlahnya akan semakin sedikit. Nah, untuk mendapatkan volume sperma yang sedikit, hubungan intim sebaiknya dilakukan setelah haid, setiap 2 hari sekali hingga 2-3 hari menjelang ovulasi. Dengan begitu, sperma X yang tahan lebih lama mungkin saja banyak yang masih tertinggal dan akan membuahi sel telur begitu ovulasi terjadi. 
    “Puasa” Sementara. Untuk meningkatkan kuantitas volume spermanya, suami dianjurkan menabung spermanya atau tidak melakukan ejakulasi sekitar 7-8 hari. Dengan jumlah sperma yang lebih banyak per mililiternya, kemungkinan mendapatkan anak laki-laki juga meningkat. Puasa seks juga bertujuan menghindari kemungkinan tertinggalnya sperma X dari hubungan intim yang dilakukan beberapa hari sebelum masa ovulasi. Bila ada sperma X tertinggal dalam organ reproduksi wanita, begitu tiba masa ovulasi, ia dapat langsung membuahi sel telur. Berarti anak perempuanlah yang akan didapat. Sedangkan jika dalam seminggu sebelumnya puasa seks dijalankan, maka sperma Y memiliki kesempatan yang besar untuk membuahi sel telur.
        
    1. Memilih Makanan
      Banyak tips atau kiat untuk mendapatkan bayi laki-laki. Salah satunya adalah makanan. Anda sebaiknya merencanakan menu utama berikut: makanan mengandung garam, daging merah, acar, ikan, minyak zaitun, telur, jagung manis, roti soda, alpukat, buah ara, buah apricot, buah yang dikeringkan, kacang polong, jamur, dan sayuran zucchini. Pilihlah makanan yang terutama hewani, daging dan ikan, ini akan membuat suasana vagina ber PH basa.  Coba tetap diet anti-asam dan minum 2-3 cangkir teh hijau dimulai pada hari periode-mu berlalu. Makanan tinggi kalium juga baik untuk diamakan karena juga bersifat basa seperti pisang. Contoh makanan lain yang bersifat basa adalah coklat dan kentang. 
    Mengkomsumsi makanan yang mengandung asam seperti yoghurt, buah dengan rasa asam, sayur segar dan kacang-kacangan juga membantu proses untuk mendapatkan bayi perempuan.
        
    1. Membilas Vagina
      Kiat terakhir ini menurut saya pribadi masih terdengar aneh dan terlalu memaksakan diri. Membilas dengan air + soda. Larutan untuk membilas dibuat dari campuran 1 gelas air + 2 sendok makan garam soda (natrium bikarbonat soda). Kenapa harus dibilas seperti itu? Seperti sudah disebutkan, kromosom X bersifat lebih tahan asam sedangan kromosom Y bersifat kurang tahan asam serta jalannya lebih cepat. Nah, pembilasan vagina dengan larutan garam soda bertujuan menurunkan kadar keasaman vagina, sehingga sperma Y lebih terjamin hidupnya dan bisa melewati liang vagina menuju rahim untuk membuahi sel telur. Membasuh Vagina dengan air + cuka. Untuk meningkatkan kadar keasaman vagina, basuhlah daerah itu dengan 1 gelas air yang sudah dicampur 2 sendok makan asam cuka. Lingkungan vagina bersuasana asam diharapkan dapat mematikan sperma Y sehingga sperma X selamat sampai tujuan. Volume sperma X yang banyak dapat meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan.
     Yang perlu diingat juga adalah hindari alkohol dan rokok jika anda adalah laki2. Karena sperma sangat rentan/ rapuh. Laki-laki yang minum minuman keras dan merokok berat akan memiliki sperma Y lebih sedikit dan oleh karenanya akan lebih kecil kemungkinan untuk mendapatkan anak laki-laki. Sehingga di sinilah peran istri untuk menjauhkan suami dari kedua hal tadi.
    Terlihat disini bahwa metode-metode di atas tujuannya satu yaitu sperma X ataukah Y yang ingin dipertahankan di dalam saluran reproduksi wanita dan yang diharapkan bisa bertemu (membuahi) ovum/ sel telur. Hal yang perlu diketahui adalah semua metode hanya dapat meningkatkan persentase keberhasilan. Tidak ada yang bisa menjamin 100 % bahwa nanti yang keluar pasti bayi laki-laki atau bayi perempuan.Wallahu a’lam…Selamat mencoba!

    KEMUNGKINAN MENDAPATKAN BAYI KEMBAR

                                                                           

    tahukah kamu? Rata-rata orang mempunyai kesempatan 3% untuk bisa mendapatkan anak kembar. Tetapi, kemungkinan tersebut masih bisa meningkat lagi jika kamu mempunyai salah satu atau beberapa ciri-ciri di bawah ini.

    • Dalam keluarga memiliki riwayat kelahiran bayi kembar, khususnya dari keluarga ibu. Maka, kemungkinan di atas akan meningkat 4x lipat.

    • Berasal dari ras Afrika atau Eropa. Karena, Keturunan orang Afrika memliki kemungkinan tertinggi lahirnya bayi kembar, baru kemudian disusul oleh Eropa. Sedangkan untuk orang keturunan Hispanik dan Asia mempunyai kesempatan terendah dalam lahirnya bayi kembar.

    • Memiliki postur tubuh di atas rata-rata, kecukupan secara gizi atau bahkan kelebihan berat badan.

    • Sering hamil, paling tidak 3-4 kali kehamilan. Pada kehamilan yang ke-5, kemungkinan besar akan mendapatkan anak kembar. Tapi semua itu juga dipengaruhi oleh faktor keberuntungan, jadi berdoa saja semoga bisa terkabulkan.

    Tapi, untuk kamu yang tidak memiliki ciri-ciri di atas sama sekali, nggak perlu khawatir. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan dalam upaya untuk mendapatkan anak kembar.

    1. Hamil di usia yang lebih tua

    Wanita yang sudah memasuki usia senja dan hampir menopaus memang cenderung susah untuk bisa hamil. Tetapi jika hamil, kemungkinan melahirkan bayi kembar cukup besar. Dengan perkiraan peningkatan yang sangat signifikan, yaitu sekitar 7% di usia 40 tahun serta 17% di usia 45 tahun. Tapi, jangan lupa juga untuk terus berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan, karena hamil di usia tua terkadang cenderung mendapat berbagai macam penyulit, mengingat usia sel-sel yang sudah tidak muda lagi.

    2. Asam Folat

    Semua vitamin tentu mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, jika itu dalam porsi yang sesuai. Tetapi, Asam Folat terbukti mampu meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan anak kembar. Asam Folat sendiri juga banyak terkandung dalam susu untuk ibu hamil yang berfungsi untuk mengurangi resiko bayi cacat lahir. Tetapi perlu dicatat juga, tidak boleh mengonsumsi asam folat lebih dari 1000mg/hari.

    3. Kondisi gizi yang baik

    Secara umum, para ahli gizi sepakat bahwa ibu yang kurus cenderung lebih sulit untuk mendapatkan anak kembar. Begitu juga dengan sebaliknya, bahwa ibu yang gemuk memiliki kemungkinan yang cukup besar dalam mendapatkan bayi kembar, walaupun itu semua tak sepenuhnya benar.

    4. Banyak mengonsumsi susu

    Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesuburan terkemuka membuktikan bahwasanya, wanita yang sering mengonsumsi produk susu dengan rentang waktu selama perencanaan kehamilan, memiliki kesempatan mendapatkan bayi kembar 5 kali lebih besar dibandingkan dengan yang tidak sama sekali. Hal ini diduga karena kandungan Insuline-like Growth Factor (IGF) yang dihasilkan di hati sapi, yang menjadi dasar hal tersebut.

    5. Banyak mengonsumsi ubi-ubian

    Banyak mengonsumsi ubi-ubian ternyata mampu membantu kamu dalam upaya untuk mendapatkan anak kembar. Ini berdasarkan sebuah data yang membuktikan bahwa, salah satu suku di Afrika yang mempunyai kebiasaan makan ubi liar ataupun singkong (cassava) memiliki korelasi yang berbanding lurus dengan kelahiran anak kembar yang 4 kali lebih tinggi dari rata-rata seluruh dunia. Hal tersebut disebabkan karena nutrisi yang ada dalam ubi-ubian diyakini mampu merangsang ovarium untuk menghasilkan lebih dari 1 sel telur selama ovulasi.

    6. Berhenti mengonsumsi pil KB

    Cobalah untuk berhenti mengonsumsi pil KB tepat sebelum melakukan perencanaan untuk membuat anak kembar. Ketika wanita berhenti untuk mengonsumsi pil KB saat pertama kali, tubuh mereka akan bekerja secara mati-matian dalam mengatur kembali hormon. Selama bulan pertama dan kedua setelah berhenti mengonsumsi pil KB, ovarium akan menggenjot produksi sel telur, sehingga mampu meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan anak kembar.

    7. Terus menyusui

    Menyusui dianggap sebagai sebuah metode kontrasepsi yang alami, karena mempunyai kadar prolaktin yang sangat tinggi. Tetapi setelah 6 bulan usia kelahiran, siklus menstruasi akan kembali normal secara bertahap. Jadi, inilah waktu yang paling tepat untuk membuat anak kembar, karena wanita yang masih menyusui mempunyai kemungkinan 9 kali lebih besar untuk mendapatkan anak kembar, karena terjadinya pelepasan sel telur yang sangat melimpah.

    8. Konsultasi pada dokter

    Mengonsumsi suplemen hormon kesuburan seperti Clomiphene sitrat juga mampu meningkatkan kemungkinan ovulasi dengan beberapa sel telur. Atau bisa juga menggunakan metode tertentu, seperti fertilasi in-vitro (bayi tabung) dan Inseminasi Intracytoplasmic yang memungkinkan untuk menempatkan lebih dari 1 embrio ke dalam rongga rahim. Tetapi, hasilnya tidak selalu 100% bahwa embrio-embrio tersebut mampu bertahan hidup.

    Jadi, intinya ada pada faktor keberuntung serta yang paling utama adalah atas kehendak dari Allah S.W.T. 

     

    SUMBER :http://carajuki.com/cara-membuat-anak-kembar/