KEMUNGKINAN MENDAPATKAN BAYI KEMBAR
tahukah kamu? Rata-rata orang mempunyai kesempatan 3% untuk bisa
mendapatkan anak kembar. Tetapi, kemungkinan tersebut masih bisa
meningkat lagi jika kamu mempunyai salah satu atau beberapa ciri-ciri di
bawah ini.
-
Dalam keluarga memiliki riwayat kelahiran bayi kembar, khususnya
dari keluarga ibu. Maka, kemungkinan di atas akan meningkat 4x lipat.
-
Berasal dari ras Afrika atau Eropa. Karena, Keturunan orang Afrika
memliki kemungkinan tertinggi lahirnya bayi kembar, baru kemudian
disusul oleh Eropa. Sedangkan untuk orang keturunan Hispanik dan Asia
mempunyai kesempatan terendah dalam lahirnya bayi kembar.
-
Memiliki postur tubuh di atas rata-rata, kecukupan secara gizi atau bahkan kelebihan berat badan.
-
Sering hamil, paling tidak 3-4 kali kehamilan. Pada kehamilan yang
ke-5, kemungkinan besar akan mendapatkan anak kembar. Tapi semua itu
juga dipengaruhi oleh faktor keberuntungan, jadi berdoa saja semoga bisa
terkabulkan.
Tapi, untuk kamu yang tidak memiliki ciri-ciri di atas sama sekali,
nggak perlu khawatir. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu
terapkan dalam upaya untuk mendapatkan anak kembar.
1. Hamil di usia yang lebih tua
Wanita yang sudah memasuki usia senja dan hampir menopaus memang
cenderung susah untuk bisa hamil. Tetapi jika hamil, kemungkinan
melahirkan bayi kembar cukup besar. Dengan perkiraan peningkatan yang
sangat signifikan, yaitu sekitar 7% di usia 40 tahun serta 17% di usia
45 tahun. Tapi, jangan lupa juga untuk terus berkonsultasi dengan dokter
spesialis kandungan, karena hamil di usia tua terkadang cenderung
mendapat berbagai macam penyulit, mengingat usia sel-sel yang sudah
tidak muda lagi.
2. Asam Folat
Semua vitamin tentu mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan
tubuh, jika itu dalam porsi yang sesuai. Tetapi, Asam Folat terbukti
mampu meningkatkan kemungkinan untuk mendapatkan anak kembar. Asam Folat
sendiri juga banyak terkandung dalam susu untuk ibu hamil yang
berfungsi untuk mengurangi resiko bayi cacat lahir. Tetapi perlu dicatat
juga, tidak boleh mengonsumsi asam folat lebih dari 1000mg/hari.
3. Kondisi gizi yang baik
Secara umum, para ahli gizi sepakat bahwa ibu yang kurus cenderung
lebih sulit untuk mendapatkan anak kembar. Begitu juga dengan
sebaliknya, bahwa ibu yang gemuk memiliki kemungkinan yang cukup besar
dalam mendapatkan bayi kembar, walaupun itu semua tak sepenuhnya benar.
4. Banyak mengonsumsi susu
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesuburan terkemuka
membuktikan bahwasanya, wanita yang sering mengonsumsi produk susu
dengan rentang waktu selama perencanaan kehamilan, memiliki kesempatan
mendapatkan bayi kembar 5 kali lebih besar dibandingkan dengan yang
tidak sama sekali. Hal ini diduga karena kandungan Insuline-like Growth
Factor (IGF) yang dihasilkan di hati sapi, yang menjadi dasar hal
tersebut.
5. Banyak mengonsumsi ubi-ubian
Banyak mengonsumsi ubi-ubian ternyata mampu membantu kamu dalam
upaya untuk mendapatkan anak kembar. Ini berdasarkan sebuah data yang
membuktikan bahwa, salah satu suku di Afrika yang mempunyai kebiasaan
makan ubi liar ataupun singkong (cassava) memiliki korelasi yang
berbanding lurus dengan kelahiran anak kembar yang 4 kali lebih tinggi
dari rata-rata seluruh dunia. Hal tersebut disebabkan karena nutrisi
yang ada dalam ubi-ubian diyakini mampu merangsang ovarium untuk
menghasilkan lebih dari 1 sel telur selama ovulasi.
6. Berhenti mengonsumsi pil KB
Cobalah untuk berhenti mengonsumsi pil KB tepat sebelum melakukan
perencanaan untuk membuat anak kembar. Ketika wanita berhenti untuk
mengonsumsi pil KB saat pertama kali, tubuh mereka akan bekerja secara
mati-matian dalam mengatur kembali hormon. Selama bulan pertama dan
kedua setelah berhenti mengonsumsi pil KB, ovarium akan menggenjot
produksi sel telur, sehingga mampu meningkatkan kemungkinan untuk
mendapatkan anak kembar.
7. Terus menyusui
Menyusui dianggap sebagai sebuah metode kontrasepsi yang alami,
karena mempunyai kadar prolaktin yang sangat tinggi. Tetapi setelah 6
bulan usia kelahiran, siklus menstruasi akan kembali normal secara
bertahap. Jadi, inilah waktu yang paling tepat untuk membuat anak
kembar, karena wanita yang masih menyusui mempunyai kemungkinan 9 kali
lebih besar untuk mendapatkan anak kembar, karena terjadinya pelepasan
sel telur yang sangat melimpah.
8. Konsultasi pada dokter
Mengonsumsi suplemen hormon kesuburan seperti Clomiphene sitrat juga
mampu meningkatkan kemungkinan ovulasi dengan beberapa sel telur. Atau
bisa juga menggunakan metode tertentu, seperti fertilasi in-vitro (bayi
tabung) dan Inseminasi Intracytoplasmic yang memungkinkan untuk
menempatkan lebih dari 1 embrio ke dalam rongga rahim. Tetapi, hasilnya
tidak selalu 100% bahwa embrio-embrio tersebut mampu bertahan hidup.
Jadi, intinya ada pada faktor keberuntung serta yang paling utama adalah atas kehendak dari Allah S.W.T.
SUMBER :http://carajuki.com/cara-membuat-anak-kembar/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar