ketika aku lahir dia kembali menyelimutiku..
ingin rasanya menuntaskan ini..
terbang menuju langit ketuju,
menghilangkan namanya dikabutku,
seiring perjalanan..
kuharap mentari menghabiskan malamku...
irama hari terdengar lembut mengucurkan gundah dihati..
angin diam bertiup menghapus nama-nama dihati..
terjaga dari malam..
harapan menjalani pagi...
bukan aku tapi mereka itu kataku..
kukatakan ini pada tangan-tangan langit..
inginku bicara padamu...
ada hati di hatiku..
kali ini aku tau..
ketika hatiku ini hatinya..
tapi hatiku masih tetap hatiku..
bukan bicara
tidak terdiam...
hanya sedikit berangan..
andai kamar ini menjadi teman..
tumpah rasa ini..
ada banjir dihatiku..
kutuntaskan kegalauan..
kuharap kemarau datang..
hom keuh..
tak taula..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar